Balikpapan Umum 

Akibat Janji Tak Di Tepati, Warga RT 37 Manggar  Geruduk kantor BPN Balikpapan

lensapostkaltim.com,- Balikpapan — Sejumlah warga dari  RT 37 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur melakukan unjuk rasa di depan kantor BPN Kota Balikpapan menuntut hak ganti rugi atas lahannya  agar segera di bayarkan Jumad, 10/09/2021.

Warga menilai pemerintah dalam hal ini BPN tidak serius menyelesaikan masalah ini. Masa aksi yang di dominasi kaum hawa itu secarah kompak berteriak segerah bayarkan hak kami, jangan cuma janji.

Koordinator lapangan Salinding menjelaskan bahwa kedatangan kami  di sini  menuntut agar segera bayar uang ganti hak atas tanah yang digunakan untuk pembangunan jalan tol, dan segera  terbitkan alas hak  atas  tanah kami. Kami  di janjikan 12 hari setelah peresmian sudah beres urusan ini, tapi nyatanya masih di pimpong sana-sini.

” Kami menuntut agar segera bayar hak dan dan terbitkan surat tanah kami, dan jika alasan tumpang tindih maka tunjukkan siapa lawan kami, jangan cuma ngomong, kami warga siap pasang badan sekalipun nyawa jadi taruhan, jika ada korban maka di kubur di badan jalan” tuturnya.

Di sisi lain pengacara Warga RT 37 Yesaya Rohy mengatakan bahwa ” sebenarnya tuntutan warga sederhana yaitu BPN segera buat surat rekomendasi  ke Pengadilan Negeri Balikpapan agar di  Cairkan hak mereka” jelasnya.

Dirinyapun mensinyalir bahwa uang yang di titipkan di pengadilan tidak jelas, karena secarah hukum syarat konsinyasi tidak masuk, “selama ini warga terima-terima saja kow, pemerintah mengatakan dulunya ada pemekaran kelurahan kelurahan di wilayah warga tapi nyatanya tidak demikian, ini yang membuat warga tambah marah” tandasnya.

Sementara Kepala BPN Balikpapan Herman mengatakan bahwa “BPN hanya membantu menyelesaikan masalah, bukan penertiban jalan, kalau warga seperti itu ya kemarin sudah di ingatkan sama pihak keamanan”.

Untuk proses konsinyasi sudah selesai di tahun 2018 lalu , namun masih ada tumpang tindih terkait , dan tumpang dan pihak yang terkait di maksud ialah pengelolaan jalan Tol “warga mendapat informasi kurang falid dan sedikit-sedikit BPN , dan seharusnya Pengacara mengedukasi warga bahwa bagaimana proses hukum Mala bawah warga ke sini” tutupnya. (Apn)

Related posts

Leave a Comment