Balikpapan Daerah Kaltim Nasional Umum 

Balikpapan,Kaltim Mengalami Penurunan Pendidikan di Masa Pandemi

Lensa-postkaltim-/ PPDB atau Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2020 diatur dalam Permendikbud 44 tahun 2019 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMK, Jalur pendaftaran PPDB dalam Permendikbud 44 tahun 2019 tentang PPDB SD, SMP, SMA, dan SMK meliputi:

1. Jalur Zonasi dengan kuota paling sedikit 50% dari daya tampung sekolah;

2. Jalur Afirmasi dengan kuota paling sedikit 15% dari daya tampung sekolah;

3. Jalur Perpindahan tugas orang tua/wali dengan kuota paling banyak 5% dari daya tampung sekolah; dan

4. Jalur Prestasi apabila masih terdapat sisa kuota dari pelaksanaan jalur zonasi, jalur afirmasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali. Kemudian disebutkan juga dalam permendikbud No 44/2019 pada Pasal 42 Kebijakan atau peraturan daerah dalam pelaksanaan PPDB wajib berpedoman pada Peraturan Menteri ini.

Pasal 43 Sekolah yg diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah tidak dapat menetapkan persyaratan PPDB yg bertentangan dengan ketentuan PPDB dalam Peraturan Menteri ini.

Mengamati PPDB tahun 2021 diKota Balikpapan saat ini Catatan saya, regulasi jalur zonasi PPDB online yg hanya menggunakan indikator jarak terdekat dari rumah ke sekolah sangat merugikan siswa/i, dan akan mempengaruhi beban Sikis siswa/i Terlebih bagi warga di kelurahan yg tidak memiliki sekolah SMP/SMA.

Khusus jenjang SMP  kebijakan zonasi hanya didasarkan jarak terdekat tanpa tambahan nila potensi akademik siswa/i, Biar anak pintar tp tempat tinggal orang tua jauh dari sekolah akan sulit diterima, Ada warga rumahnya diPandansari, Dahor, Batu Ampar, Kr Rejo,  ga ada sekolah SMP,  zonasi jaraknya  jauh tentu kebijakan  terkait jarak rumah akan terlihat aneh krn tdk d barengi dng daya tampung siswa/i pd tiap jenjang sekolah. 

Ditambah lagi siswa/i yg sdh mendaftar satu kali via online dizonasinya apabila tidak diterima maka tidak bisa lagi mendaftar di sekolah lain  server akan secara otomatis menolak.

Maka cocok dan berbanding lurus jika  tahun ini PPDB Online SD, SMP, SMA, SMK dibalikpapan masuk katagori pandemi pendidikan. Wilayah Balikpapan Timur, Tengah, Barat, bisa dijadikan studi kasus dng melihat berapa banyak sekolah SD, SMP, dng tingkat kelulusannya, dikomper dng jumlah ruang sekolah atau bangunan sekolah SMP,  SMA/SMK di kelurahan ini, apakah berbanding lurus dng  adanya sekolah jenjang SMP/SMA/ SMK yg sdh ada..

Jelas terlihat diskriminasi bagi warga di kelurahan -kelurahan tertentu yg tdk ada sekolah dng diterapkannya kebijakan yg hanya didasarkan pada jarak terdekat.

Untuk itu penting pemerintah Kota dan Pempriv mau pun DPRD kota dan DPRD Provinsi bersama masyarakat untuk melakukan koordinasi merumuskan kebijakan PPDB kedepan dikota Balikpapan dan Provinsi Kaltim, yg kemudian mencari pola dlm mengimplementasi kan Permendikbud ini, dengan melihat kondisi kemampuan Kota Balikpapan, dan Provinsi Kaltim, dng harapan Balikpapan dan Provinsi Kaltim dapat mencetak Generasi yg baik dan mumpuni pada bidangnya masing- masing,Kemudian dapat melahirkan  Generasi Yg mampu bersaing pada level nasional maupun internasional. (**)

Editor : lensa-postkaltim

Related posts

Leave a Comment