Daerah Kaltim Diskominfo Kutai Timur Kutai Timur 

Jalankan Amanat Pusat BAPPEDA Kutim Baru Saja Gelar Workshop Sinergikan Program

lensapostkaltim.com, KUTAI TIMUR – Demi mendukung program berdasarkan visi misi suatu perencanaan yang maksimal perlunya sinerginitas dalam mendukung beragam program perencanaan pembangunan daerah yang selaras dengan pemerintahan pusat.

Untuk pencapaian akan hal itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Kutai Timur Noviari Noor, Senin (21/11) 2022 mengungkapkan belum lama ini menggelar workshop perencanaan dan sinergi proyek USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) tahun ke dua di Kabupaten Kutai Timur. Acara ini dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman
Perlu dipahami USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh Kementerian PPN/Bappenas RI dengan USAID. Rencananya, kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 (lima) tahun.

Kadis BAPPEDA Kutim mengungkapkan pada sambutan Bupati Ardiansyah saat membuka workshop perencanaan dan sinergi proyek USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR), turut mengingatkan semua pihak bahwa program ini merupakan amanat dari Pemerintah Pusat. Telah ada koordinasi mendalam antara pihak USAID dengan Bappenas Rl, maka implementasinya harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran pemerintah di daerah.

“Kutim sendiri sejak didirikan menjadi Kabupaten, fokus pada pembangunan yang memanfaatkan sumber daya alam. Kutim dimekarkan juga karena jaminan ekonomi dari sumber daya alam, yakni minyak dan gas serta pertambangan batu bara,” jelas Bupati yang diutarakan kembali kepala BAPPEDA kepada media.

Kontribusi besar sumber daya alam tersebut, cukup memberi arti bagi daerah terutama melalui Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor pertambangan. Namun pada 2001 lalu, pihak eksekutif dan legislatif sepakat, untuk membangun Kutim pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, namun menitikberatkan pada sumber daya alam yang dapat diperbaharui.

Sementara Noviari Noor saat gelaran workshop perencanaan dan sinergi proyek USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) mengatakan lokakarya yang dilakukan USAID SEGAR dengan Bappeda, membahas program pelaksanaan tahun kedua.Didasari atas Surat Gubernur Kaltim Nomor 050/1047/B-EKO-BAPP/2022 tentang Pelaksanaan Proyek USAID SEGAR di Kaltim.

“Sebagai mitra kerja pembangunan, tentu mereka senantiasa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Bappeda Kutim. Terkait program-program kerjasama yang disusun, agar selaras dengan visi dan misi pembangunan di daerah,” ucap Noviari Noor.

Pemkab Kutim baru saja menetapkan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2023, sehingga ada kaitan erat dengan lokakarya yang diadakan oleh USAID SEGAR bersama dengan Bappeda.

“Ini merupakan momentum tepat untuk mensinergikan program dengan kegiatan daerah. Terutama dalam program pengelolaan hutan, serta penggunaan lahan yang direncanakan USAID SEGAR lewat programnya,” ungkap Kepala Bappeda Kutim.(adv/Diskominfo Perstik Kutim/Dy)

Related posts

Leave a Comment