Nasional Umum 

Kahmi Balikpapan Mengadakan Diskusi Publik Bersama Ombudsmas RI Tentang “Tata Kelola Energi”.

lensapostkaltim.com/- Balikpapan – Diskusi Publik tentang “Membangun Tata Kelola Energi Dalam Perspektif Penyelenggaraan Pelayanan Publik” yang di selenggara oleh komunitas Kahmi Balikpapan. Rabu 23/06/2021.

Acara ini diadakan di hotel Novotel balikpapan, dengan tamu undangan yang sangat terbatas serta menaati protokol kesehatan covid-19, sebelum dimulainya acaranya ini ada beberapa sambutan dari Ketua Kahmi Balikpapan “Madram Muchar” setelah itu dilanjutkan dengan Walikota Balikpapan yang di wakili oleh Ketua Bappeda Balikpapan, dan Ombudsman RI “Hery Susanto S.Pi, M.Si.

Ombudsman RI kini tengah mengkaji dengan adanya maladminsitrasi dalam pengelolaan kilang minyak Balongan Indramayu dan Cilacap.

“ini sedang dibahas oleh Ombudsman jangan sampai ada praktek-praketk mal administrasi dalam pengelolaan kilang minyak di PT pertamina,” ujar Anggota Ombudsman RI Hery Susanto.

Anggota Ombudsman RI Bersama Ketua MD Kahmi Balikpapa

banyaknya terjadi kasus kebakaran di kilang minyak Pertamina yang sangat merugikan, Hingga pada tahun 2020 silam kilang minyak di Balongan dan Indramayu terbakar.

“Kilang darat harusnya bisa di monitor, Pada waktu di Indramayu itu baunya sangat menyengat, sehingga warga demo Satpam pada diam, gak ada yang bergerak sampai pada akhirnya tersambar petir,” ujarnya

Yang ingin saya pertanyakan pada saat itu, penangkal petir yang ada malah tidak berfungsi, Padahal Pertamina mempunyai dan mencapai ISO 2000 yang merupakan standar untuk sistem manajemen mutu”.

“Banyak pipa-pipa Pertamina yang sudah usang, kenapa bocor, kenapa kebakaran. Kalau pertandingan pengelolaannya pakai ISO 2000,”

Ombudsman RI juga menanyakan perawatan pipa-pipa yang ada, Padahal pengelolaannya dan pengadaan perawatan setiap tahun, keberadaan penangkal petir yang sampai tidak berfungsi hingga kilang terbakar.

“Bagaimana perawatan di pipa-pipa itu, terkait penangkal petilnya, terkait pipanya. Katanya pengadaan terus setiap tahun, ini yang sedang dikaji oleh Ombudsman terhadap penemuan di Balongan”. Tutupnya.

Editor : lensapostkaltim.com

Related posts

Leave a Comment