Kaltara 

Penyambutan Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 8/MBC

lensapostkaltim.com,- Nunukan – 23 September 2023 Pukul 09.00 WITA Pelabuham Tonon Taka Jl.Tein Soeharto Kel. Nunukan Timur Kec. Nunukan Kab. Nunukan Prov. Kalimantan Utara telah dilaksanakam kegiatan penyambutan Satgas Pamtas RI – Malaysia (Baru) Yonarhanud 8/MBC yang akan melaksanakam tugas pengaman perbatasan di Wilayah Kabupaten Nunukan.

Dalam penyambutan bupati Nunukan yang di wakili oleh

  • H. Hanafiah, SE.,Msi (Wakil Bupati Nunukan)
  • Let Kol Inf Albert F Hutagalung (Dandim 0911/Nnk)
  • Letkol Arh Iwan Hirmaya Purnawan ( Dansatgas Pamtas Yonarhanud 8/MBC )
  • Kompol Wiliam Sitorus (Wakapolres Nunukan)
  • Letkol Inf. Deny Ahdiani Amir. M. Han ( Dansatgas Pamtas 621/ Manuntung ).
  • Let Kol Laut (P) Arief Kurniawan Hertanto.,SH ( Danlanal Nunukan)
  • Teguh Ananto.,SH (Kajari Nunukan)
  • Toha Wiku Aji, SH., MH ( Hakim Pengadilan Negeri Kab. Nunukan)

Isi Sambutan Bupati Nunukan dibacakan oleh Wakil Bupati Nunukan:
a. Syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang masih memberikan kita nikmat kesehatan, kekuatan dan kesempatan untuk terus melanjutkan tugas kita, karya dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara. Lebih khusus lagi kepada saudara sekalian, yang mengemban tugas negara untuk menjaga keutuhan NKRI di tapal batas dalam satuan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia.

b. Kita patut bersyukur sekali lagi, bahwa pada hari ini, kita akan secara resmi menyambut kedatangan Batalyon Arhanud 8/Marawaca Bhuana Cakti di Kabupaten Nunukan, yang akan bertugas selaku Satgas Pengamanan Perbatasan RI – Malaysia di wilayah Kabupaten Nunukan.

c. Sehubungan dengan itu, atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dan seluruh elemen masyarakat, saya menyampaikan selamat datang kepada Komandan Batalyon Arhanud 8/MBC beserta seluruh pasukan dengan diiringi do’a dan harapan semoga para prajurit sekalian dapat sukses mengemban tugas negara yang telah diberikan.

d. Sebagai salah satu Daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Kabupaten Nunukan yang terdiri atas 21 Kecamatan, beberapa wilayahnya berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, baik dengan negara bagian Sarawak maupun negara bagian Sabah. Tapal batas yang ada juga meliputi batas darat dan laut serta kawasan perairan lainnya yang tentunya memunculkan dinamika kehidupan sosialnya. dengan dasar itulah, maka penanganan masalah perbatasan, khususnya yang berkenaan dengan pengamanan wilayah teritorial tentunya membutuhkan perhatian yang serius.

e. Saat ini Pemerintah Pusat hingga ke daerah terus berupaya untuk melakukan pembangunan infrastruktur guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan infrastruktur di perbatasan tentunya patut kita apresiasi, namun demikian kita semua tidak boleh lengah karena faktor keamanan dan kedaulatan negara tetap harus diperhatikan, oleh karena itu penguatan personil Prajurit Pengamanan Perbatasan adalah sebuah langkah strategis dalam menjaga kedaulatan Negara.

f. Hari ini kita saksikan bersama telah hadir Batalyon Arhanud 8/ MBC yang akan menggantikan Batalyon Infanteri 621/ Manuntung. Hal ini adalah wujud dari salah satu upaya penyegaran bagi personel pengaman perbatasan, agar tetap solid, tetap teguh, siap serta waspada terhadap adanya ancaman tantangan dan gangguankedaulatan NKRI di perbatasan.

g. Melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya juga ingin menyampaikan beberapa permasalahan yang berkenaan dengan pengamanan perbatasan, diantaranya adalah :

  • pengamanan patok batas antar negara perlu dijaga sebagai penegakan supremasi hukum dan kedaulatan wilayah NKRI
  • pengamanan lalu lintas keluar masuk orang terutama tenaga kerja ilegal,
  • pengamanan lalu lintas keluar masuk barang yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku terutama masalah narkoba, penanganan masalah illegal logging, illegal fishing dan sumberdaya alam lainnya.

h. Baru baru ini, Satgas Pamtas Yonif 621/ Manuntung juga telah menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 20 kg. Hal ini tentunya sebuah prestasi sekaligus sebagai pengingat bagi kita semua, khususnya kepada segenap anggota Batalyon Arhanud 8/MBC yang akan bertugas menggantikan bahwasannya pintu pintu masuk masih perlu perhatian, penjagaan dan pengawalan dari upaya penyelundupan barang barang haram yang dapat merusak generasi bangsa tersebut.

i. Selain dari hal tersebut diatas, Pemerintah Daerah, Kecamatan dan Desa dengan senang hati menerima apabila Satgas Pamtas RI – Malaysia Batalyon Arhanud 8/Mbc nantinya juga memiliki program dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Selain sangat membantu masyarakat, kami percaya hal tersebut juga akan dapat mengeratkan hubungan dan silaturahmi TNI dalam hal ini Yon Arhanud 8 dengan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dan rakyat akan terwujud nyata.

j. Dari apa yang telah saya sampaikan tersebut diatas melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kepada kita semua, khususnya kepada seluruh personel Batalyon Arhanud 8 /MBC untuk saling bahu membahu, menyatukan gerak dan langkah dalam penanganan permasalahan wilayah perbatasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga terjalin harmoni yang lebih baik diantara semua komponen yang ada di Kabupaten Nunukan dalam rangka memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

k. Sekali lagi saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas dengan penuh tanggung jawab, penuh semangat dan dilandasi niat yang tulus ikhlas demi bangsa dan negara kita indonesia. semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi setiap aktivitas kita dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, Bangsa dan Negara. (Abdlasrl/agsslm)

Related posts

Leave a Comment